Pasti dapet perak ini mah...

Belum lama ini timnas U-23 yang berlaga di final SEA Games 2011 dikalahkan oleh musuh bebuyutan Malaysia. Keinginan untuk merebut medali emas sepakbola yang sejak tahun 1991 tidak pernah di raih pun kandas sudah.


Menilik sedikit kebelakang, saat berlangsungnya pertandingan, apakah pernah terucap dilisan anda kepada orang yang menonton bersama anda ataupun mengumam sendiri "Pasti dapet perak ini mah..." atau "Ga bakalan menang ini mah..." atau perkataan-perkataan sejenis yang bernada pesimisme akan hasil pertandingan tersebut?
Sebagian saya yakin ia, dan yang menjadi titik permasalahan disini, apakah kata-kata itu terucap karena anda memang ragu akan kemenangan timnas dan yakin mereka akan kalah, atau hanya ucapan munafik yang sebenarnya dalam hati anda sangat menginginkan kemenangan timnas namun karena suatu adat atau bahkan kepercayaan bahwa bila kita berkata sesuatu maka harapan yang terjadi adalah kebalikannya?
Hal di atas lah yang seberanrnya yang ingin saya bahas kali ini, mungkin terlalu kasar untuk mengatakan bahwa sifat seperti itu adalah kemunafikan, namun saya juga bingung untuk mengistilahkan apa untuk sikat yang demikian itu.
Cross Fingers atau menyilangkan jari telunjuk dan jari tengah mungkin merupakan istilah yang paling mendekati dengan kejadian diatas.

Mungkin memang tidak terlalu populer di kalangan masyarakat indonesia akan istilah Cross Fingers ini. Saya pun mengetahui hal ini dari kartun2 barat seperti Spongebob Squarepants misalnya .

Berbicara suatu hal sambil menyilangkan jari tengah dan jari telunjuk di belakang punggung biasanya mengartikan bahwa anda menginginkan kejadian yang akan terjadi merupakan negasi dari perkataan yang anda ucapkan saat menyilangkan jari tadi.

Seperti yang saya katakan sebelumnya, ini belum sering kita liat di indonesia, tetapi mengatakan sesuatu dan berharap kejadian sebaliknya yang akan terjadi kerap terjadi disini meskipun tanpa menyilangkan jari di belakang punggung.
Inilah yang saya maksud dari tadi, kenapa orang-orang selalu mengatakan suatu kebalikan dari apa yang mereka harapkan? mengapa tidak mengatakan saja apa yang ingin dia harapkan terjadi agar terjadi? apakah memang itu adalah suatu aturan agar sesuatu yang kita harapkan benar-benar terjadi? mengapa kita tidak berharap saja semoga indonesia dapat emas malahan berkata "pasti dapat perak ini mah.." tetapi berharap dalam hati akan mendapatkan emas?
apakah hal-hal yang demikian itu merupakan suatu kemunafikan? apakah berkata apa yang sesungguh nya kita harapkan merupakan kesombongan atau optimisme? apakah optimisme akan sesuatu malahan akan berbalik menjadi bumerang dan harapan akan sesuatu tersebut tidak akan terjadi sama sekali?
Pada akhirnya semua itu hanya akan menjadi tanda tanya besar jika anda hanya membaca dan tidak berfikir, karena jawabanya ada dalam pikiran dan hati anda, bukan di website ini.

*Ngetik apa aing barusan

Comments

  1. setubuh gan :2thumbup
    kita ga pernah coba untuk bersikap jujur sekalipun terhadap diri sendiri.
    intinya coba lah bersikap jujur dan optimis terhadap diri sendiri, jangan berlindung dibalik kata kata negasi dari apa yang kita harapkan

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Aing, Kemalasan, Si Kabayan dan Darah Sunda

SLOW is my middle name

TETRIS